Nasib David Haines Menyusul James Foley Dan Steven Sotloff

M Fachry untuk Al-Mustaqbal Channel


KHILAFAH ISLAM-David Haines, warga Inggris akhirnya harus membayar mahal harga kerja sama Inggris yang membantu AS memerangi Daulah Khilafah Islamiyah. David Haines menyusul James Foley dan Steven Sotloff dieksekusi Mujahidin Daulah Khilafah Islamiyah asal Inggris yang kemudian dirilis dalam sebuah video bertajuk A Message to the Allies of America atau Pesan Kepada Sekutu Amerika.


Video berjudul A Message to the Allies of America atau Pesan Kepada Sekutu Amerika jelas ditujukan kepada Inggris, yang dalam hal ini membantu dan bersekutu aktif dengan Amerika untuk memerangi Daulah Khilafah Islamiyah.


Video diawali dengan memperlihatkan David Cameron, Perdana Menteri Inggris yang menetapkan untuk bersekutu dengan Amerika untuk memerangi Daulah Khilafah Islamiyah.


Video kemudian berlanjut dengan penyampaikan Haines, 44 tahun, yang mengatakan bahwa Cameron bertanggung jawab atas eksekusi kepada dirinya.


“Anda memasukkan secara sukarela ke dalam koalisi dengan Amerika Serikat melawan Negara Islam, seperti pendahulu Anda, Tony Blair, “ katanya.


“Mengikuti tren di antara Perdana Menteri Inggris yang tidak dapat menemukan keberanian untuk mengatakan tidak kepada Amerika. Sayangnya, kita, publik Inggris, yang pada akhirnya akan membayar harga untuk keputusan egois Parlemen kami, ” lanjut Haines.


Video kemudian berlanjut dengan penyampaian dari Mujahidin Daulah Khilafah Islamiyah.


“Orang Inggris ini harus membayar harga untuk janji Anda, Cameron, untuk mempersenjatai Peshmerga melawan Negara Islam,” ujarnya dengan mengenakan pakaian yang sama sewaktu mengeksekusi Foley dan Sotloff.


Di akhir video, pasca eksekusi Haines, ditampilkan seorang warga Inggris, bernama Allan Henning yang kembali menjadi tawanan Daulah Khilafah Islamiyah. Apakah nasib Allan Henning akan menyusul Haines? Wallahu a’lam bis showab!


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nasib David Haines Menyusul James Foley Dan Steven Sotloff"

Post a Comment