Salah Sasaran, NATO Tutup Operasi Militernya dengan Kematian 5 Warga Sipil

KIBLAT.NET, Kabul – Di ujung operasi militernya di Afghanistan, Pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) kembali membunuh warga sipil. Dilaporkan sedikitnya lima sipil tewas dan lima lainnya luka-luka akibat serangan udara salah sasaran di wilayah Logar pada Jumat (26/12).


Gubernur wilayah Logar, Niaz Muhammad Amiri, mengatakan bahwa insiden itu terjadi di distrik Baraki Barak. Pasukan NATO berupaya menargetkan anggota Taliban di distrik tersebut, namun mengenai sipil. Itu merupakan serangan salah sasaran.


Di tempat lain, kepala pemerintahan distrik Baraki Barat, Rahim Amin, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi pada Jumat pagi. Tidak diketahui apakah serangan itu atas inisiatif atau atas permintaan pasukan pemerintah.


“Saya tidak mengetahui apakah serangan tersebut atas permintaan pasukan Afghanistan, atau serangan yang direncanakan pasukan NATO sendiri,” ujar Amin.


Insiden menambah panjang daftar kebrutalan pasukan asing di Afghanistan terhadap sasarannya. Dalam setiap operasi, mereka kerap tidak memperhatikan posisi warga sipil. Sehingga, warga sipil yang tidak terlibat gerakan bersenjata menjadi korban.


Serangkaian insiden itu sempat membuat renggang hubungan NATO dan Hamid Karzai ketika menjabat presiden Afghanistan. Karzai menilai sekutunya itu tidak menghargai nyawa rakyat Afghanistan.


Awal bulan ini, NATO secara resmi mengakhiri misi militer di Afghanistan setelah 13 tahun berlalu. Hal itu ditandai dengan diturunkannya bendera NATO di pusat komando tempurnya di Kabul.

Sumber: almoslim.net

Penulis: Hunef


The post Salah Sasaran, NATO Tutup Operasi Militernya dengan Kematian 5 Warga Sipil appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Salah Sasaran, NATO Tutup Operasi Militernya dengan Kematian 5 Warga Sipil"

Post a Comment