KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat terus mengurangi anggaran pengeluaran mereka di bidang militer. Baru-baru ini, negara adidaya itu memutuskan menutup 15 pangkalan militernya di seluruh negara Eropa.
“Saya tahu langkah ini akan mengurangi jumlah tenaga kerja di beberapa negara tuan rumah. Saya menghargai dukungan besar yang mereka berikan kepada kami selama puluhan tahun dan terus memberikan dukungan sampai sekarang,” kata Menteri Pertahanan Chuck Hagel, seperti dilansir BBC, Kamis (08/01).
Ia menambahkan, penutupan itu diharapkan dapat menghemat pengeluaran Amerika sekitar US$500 juta per tahun.
Di antara pangkalan militer yang akan ditutup adalah pangkalan udara Mildenhall di luar ibu kota London, Inggris.
Kantor berita BBC mengungkapkan bahwa penutupan pangkalan militer AS di Inggris akan menyebabkan jumlah personel militer dan sipil berkurang sekitar 2.000 orang selama beberapa tahun mendatang.
Saat ini, Amerika Serikat menempatkan sekitar 60.000 tentara di sejumlah negara Eropa, sebagian besar di Jerman, Italia, dan Inggris.
Seperti diketahui, Amerika Serikat telah mengeluarkan banyak dana di Iraq dan Afghanistan. Dana yang dikeluarkan itu tidak sebanding dengan hasil yang diinginkan.
Bahkan, perang Afghanistan yang akhirnya diakhiri tanpa kemenangan tersebut disebut-sebut menyebabkan krisis serius yang dialami negara tersebut. Sehingga sejumlah pengamat mengungkapkan bahwa invasi AS ke Afghanistan merupakan langkah bodoh.
Sumber: BBC
Penulis: Hunef
The post Kurangi Pengeluaran Militer, AS Tutup 15 Pangkalan Militer di Eropa appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Kurangi Pengeluaran Militer, AS Tutup 15 Pangkalan Militer di Eropa"
Post a Comment