KIBLAT.NET, Paris – Puluhan bekas tentara Prancis telah bergabung Daulah Islamiyah (ISIS) dalam pertempuran di Suriah dan Irak, kata seorang sumber di kementerian pertahanan negara itu. Sebagian besar dari mereka pernah bertugas sebagai pasukan khusus dan pasukan yang ditugaskan ke luar negeri sebagai Legiun Asing.
Laporan tentang bekas tentara Prancis yang bergabung dengan kelompok jihad tersebut pertama kali muncul di Radio France Internationale (RFI) dan di koran L’Opini, pada Rabu (21/01). Ini menjadi pukulan bagi pemerintah Prancis yang sedang menyiapkan rencana anti-teror baru.
Sebuah sumber kementerian pertahanan yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan informasi tersebut kepada AFP. “Kami memperkirakan sekitar puluhan mantan tentara telah bergabung dengan jaringan ini,” kata sumber itu. “Kekhawatiran kami bukan soal mantan tentara, tapi soal pencegahan fenomena radikalisasi dalam pasukan kami,” lanjutnya.
Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian tidak mau mengomentari masalah ini. Dia tidak menyinggung hal itu saat konferensi pers terkait langkah-langkah anti-terorisme baru Perancis, Rabu (21/01).
Kementerian Pertahanan berencana untuk memantau secara lebih dekat mantan tentara, untuk mencegah kemungkinan radikalisasi. Le Drian menyatakan, unit intelijen tentara yang diperkuat oleh 1.000 personil akan mendapatkan dukungan 65 staf tambahan dalam menjalankan misi itu.
Sumber : rtnews
Penulis : Imam S.
The post Puluhan Bekas Tentara Prancis Gabung Daulah appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Puluhan Bekas Tentara Prancis Gabung Daulah"
Post a Comment