AS Kaji Ulang Penutupan Pangkalan Militer di Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Ashton Carter, yang baru beberapa hari ini menjabat, menggelar kunjungan ke pangkalan AS terbesar di Afghanistan. Ia mengatakan akan mengkaji ulang penutupan pangkalan yang memiliki peran penting untuk memerangi mujahidin Taliban itu.


“Kantor presiden AS Barack Obama tengah mempertimbangkan memperlambat rencana penarikan pasukan AS dari Afghanistan,” kata Carter setelah menggelar pembicaraan dengan Presiden Afghanistan, Arsyaf Ghani, Sabtu lalu (21/02).


Di hari berikutnya, Ahad (22/02), Carter mengunjungi pangkalan militer terbesar AS di Afghanistan, pangkalan udara Kandahar. Di sana ia bertemu dengan pejabat senior dan tentara AS yang bertugas.


Menurut rencana, pangkalan Kandahar dikosongkan pada awal tahun ini. AS juga mengurangi tentaranya di Afghanistan hingga 5.500 tentara.


Akan tetapi, rencana tersebut masih diperdebatkan para komandan AS. Pasalnya, kekuatan tentara nasional Afghanistan dianggap masih belum mampu menandingi Taliban.


Perlu diketahui, pangkalan Kandahar merupakan pangkalan penting dalam operasi melawan pejuang Taliban. Pangkalan itu menjadi basis operasi drone dan pendaratan pesawat dan helikopter tempur AS.


AS juga menggunakan pangkalan itu untuk mengomando operasi khusus. Mujahidin Taliban juga sempat menyerang pangkalan tersebut.


Sumber: Sky News Arabia

Penulis: Hunef Ibrahim


The post AS Kaji Ulang Penutupan Pangkalan Militer di Afghanistan appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "AS Kaji Ulang Penutupan Pangkalan Militer di Afghanistan"

Post a Comment