Serangan Bashar Assad Picu Gelombang Pengungsi di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Gelombang pengungsi besar-besaran, Rabu (18/02), terjadi di desa-desa di wilayah pedesaan Aleppo utara, yang dikontrol mujahidin Suriah. Mereka menuju ke kota Ifrin, Aleppo kota, akibat pertempuran sengit antara mujahidin dan militer rezim.


Jalan-jalan yang menghubungkan antara daerah-daerah yang terjadi pertempuran dan kota Ifrin dipenuhi pergerakan ribuan pengungsi. Abu Ahmad, seorang pengungsi dari kota Adnan di pedesaan Aleppo, mengatakan bahwa pertempuran di kampungnya itu terjadi setelah militer rezim merangsek maju ke wilayah pejuang.


“Saya dan keluargaku yang terdiri dari sembilan orang, yang semuanya wanita dan anak-anak, serta warga kampung berbondong-bondong mengungsi menuju kota Ifrin. Kemudian kami akan menyeberang ke Turki,” tuturnya seperti dilansir arabi21.com, Rabu.


Pengungsi lainnya, Ummu Zakwan dari desa Rityan yang berhasil direbut kembali mujahidin, menuturkan bahwa ia bingung apa yang harus dibuat setelah pertempuran sengit tiba-tiba terjadi di desanya. Kemudian, saya dan empat anakku buru-buru meninggalkan rumah hanya dengan membawa pakaian yang melekat di badan.


“Kami akan menuju kota Ifrin. Saudaraku ada yang tinggal di sana,” ujarnya.


“Gempuran dan pertempuran menyebabkan warga tewas. Saya tidak mengetahui jumlah mereka,” tambahnya.


Sementara itu, sopir bis yang mengangkut para pengungsi Abdul Wahab Salamoo menambahkan bahwa pasukan rezim menyerang sejumlah desa di pedesaan Aleppo. Militer juga menggempur desa sehingga memaksa warga mengungsi dengan hanya membawa pakaian di badan mereka.


Salamoo menunjukkan bahwa dirinya sejak pagi mondar-mandir mengemudikan bis dari pedesaan Aleppo ke kota Ifrin untuk mengangkut para pengungsi.


“Di sana ada saudara kami dari suku Kurdi dan akan membantu kami menyeberang ke Turki,” ujarnya.


Kota Ifrin merupakan kota otonom yang dikendalikan suku Kurdi. Kota yang terletak di dekat perbatasan Turki itu dihuni sekitar 650 ribu orang. Sejak konflik di Suriah meletus, kota tersebut termasuk menjadi tempat pengungsian suku Kurdi yang tersebar di Suriah. Sementara warga kerap menggunakan kota itu untuk menyeberang ke Turki.


Pertempuran sengit terjadi di Aleppo pada Selasa (17/02). Militer rezim yang didukung Syiah Hizbullah dan milisi bayaran Syiah dari Iran dan Afghanistan menyerbu desa-desa yang dikendalikan mujahidin pada dini hari. Mereka sempat mengontrol sejumlah desa, namun mujahidin berhasil merebutnya kembali. Dilaporkan 130 dari mereka tewas dalam pertempuran itu.


Sumber: arabi21.com

Penulis: Hunef Ibrahim


The post Serangan Bashar Assad Picu Gelombang Pengungsi di Aleppo appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Serangan Bashar Assad Picu Gelombang Pengungsi di Aleppo"

Post a Comment