Ust. Bachtiar Nasir: Gerakan Peduli Suriah Hadapi Tantangan Besar

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS), Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan kelemahan mendasar umat Islam saat ini di berbagai bidang adalah masalah perpecahan atau sulitnya bersatu.


“Inilah penyakit terbesar umat Islam di dunia, khususnya umat Islam di Indonesia,” katanya saat berbicara dalam Silatul Ukhuwah dan Bedah Buku yang digelar oleh FIPS di Gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Jakarta, Rabu (18/2).


Lanjutnya, perpecahan itu diperparah bila membicarakan persoalan Syam dan khususnya Suriah. Umat Islam masih memandang masalah Suriah dengan sangat beragam, berbeda bila memandang masalah Palestina, secara umum umat Islam memiliki kata sepakat.


“Bicara Palestina, bahkan Syiah pun merapat ingin menyamakan diri,” ujarnya.


Sedangkan, bila berbicara tentang Suriah sangat terasa seperti sebuah pemisah antara haq dan bathil. Artinya, gerakan peduli Suriah menghadapi tantangan yang sangat besar, terlebih perang opini dan pemutar balikan fakta yang sangat hebat.


“Kabut informasi dan penjungkirbalikan isu sangat luar biasa. Seperti, awalnya semua masyarakat dunia sepakat bahwa Bashar Assad adalah penjahat, tapi kini Bashar Assad sudah tidak menjadi isu sentral lagi,” terangnya.


Ada kekuatan besar


Dalam masalah Suriah ada kekuatan global yang ikut bermain, kelompok peduli Suriah berhadapan secara head to head dengan kekuatan besar. sehingga masalah menjadi lebih rumit dan berat. Dalam kondisi seperti ini sangat sedikit sekali orang yang mau memperjuangkan kemenangan Islam dan umat Islam.


“Dalam kondisi keterpecah belahan seperti ini, kalau bahasa kita, yang ‘rada-rada bocorlah’ yang berani meninggikan kalimat La ilaaha IllAllah di Bumi Syam, di” ungkapnya.


Acara silatul ukhuwah sekalgus peluncuran buku perjalanan Suriah Tim JITU-FIPS.

Acara silatul ukhuwah sekalgus peluncuran buku perjalanan Suriah Tim JITU-FIPS.



Namun, Ustadz Bachtiar mengingatkan agar kondisi umat Islam yang dirundung keterpecahbelahan ini tidak melemahkan semangat para aktivis untuk mengupayakan persatuan.


“Penyakit umat Islam adalah tidak bersatu, tapi lebih berbahaya lagi adalah putus asa untuk bersatu,” tegasnya.


Oleh karena itu, Ustadz Bahtiar selalu optimis dan berani bangkit kembali untuk lebih sabar, siap bekerja, melayani, dan berbuat apa saja yang bisa diberikan dalam mengupayakan persatuan itu.


“Ketika masih ada semangat untuk bersatu dan tidak putus asa untuk mempersatukan, Nashrumminallah wa fathun qorib, karena yang kita lakukan hanyalah faktor-faktor yang mendatangkan pertolongan Allah,” tuturnya.

Reporter: Bilal Muhammad


Editor: Fajar Shadiq


The post Ust. Bachtiar Nasir: Gerakan Peduli Suriah Hadapi Tantangan Besar appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ust. Bachtiar Nasir: Gerakan Peduli Suriah Hadapi Tantangan Besar"

Post a Comment